Burung di Hutan Hujan Amazon

Burung hutan hujan Amazon

Selama beberapa dekade terakhir, para ahli ornitologi dan pencinta alam dari seluruh dunia telah melakukan perjalanan ke Amerika Selatan untuk mengamati kekayaan dan warna-warni berbagai spesies burung di hutan hujan Amazon.

Ini bukanlah pernyataan sembarangan: sejak tahun 1970, ahli ornitologi Swiss-Amerika Rodolphe Meyer de Schauensee menyatakan dalam karyanya "Panduan Burung-Burung Amerika Selatan " bahwa tidak ada wilayah di dunia yang memiliki spesies burung sebanyak Amazon.

Meskipun demikian, menyusun katalog lengkap semua burung yang mendiami bagian dunia ini adalah tugas yang kompleks. Diperkirakan bahwa di seluruh wilayah tersebut (yang mencakup sebagian besar Brasil, Venezuela, Kolombia, Peru, dan negara-negara lain), jumlah total spesiesnya sekitar 1.300 . Dari jumlah tersebut, sekitar setengahnya adalah spesies endemik.

Untuk mencapai kesimpulan ini, statistik jumlah burung di hutan hujan Amazon yang dikelola oleh berbagai organisasi telah diambil sebagai dasar. Beberapa dari spesies ini hanya ditemukan di habitat regional tertentu, sementara yang lain kurang lebih tersebar secara homogen di seluruh Amazon.

Berikut adalah contoh burung paling representatif di hutan hujan Amazon:

Raptor

Wilayah Amazon adalah rumah bagi beberapa spesies burung pemangsa yang unik. Yang paling terkenal adalah Elang Harpy ( Harpia harpyja ), yang saat ini terancam punah. Namun, burung ini masih dapat ditemukan di Kolombia, Ekuador, Guyana, Venezuela, Peru, Suriname, Guyana Prancis, Brasil bagian tenggara, dan Argentina bagian utara.

elang harpy

elang harpy

Dengan rentang sayap hampir dua meter, ia merupakan salah satu elang terbesar di dunia . Bulunya yang berwarna abu-abu, putih, dan hitam, bersama dengan jambulnya yang khas, adalah ciri utama yang membedakannya.

Burung pemangsa lain yang khas di wilayah ini adalah elang kriptik ( Micrastur mintori ) atau burung hantu berkacamata ( Pulsatrix perspicillata ).

Kolibri dan burung kecil

Kelompok burung terbesar di hutan hujan Amazon tidak diragukan lagi adalah burung-burung kecil, baik burung penyanyi maupun bukan burung penyanyi. Di antara mereka terdapat beberapa spesies yang sangat representatif seperti burung kolibri topaz ( Topaza pella ), dengan ekornya yang panjang dan kepakan sayapnya yang cepat. Burung cantik ini memiliki bulu berwarna cerah dan menggunakan paruhnya yang halus untuk menghisap serbuk sari dari bunga. Burung ini tersebar luas di seluruh wilayah tersebut.

Kolibri topaz

Kolibri topaz

Terdapat banyak sekali burung kecil lainnya di Amazon, dengan beragam jenis yang sangat banyak. Salah satu yang paling terkenal adalah Burung Pipit Berkerah Merah ( Dendrocolaptes picummus ), sejenis burung pelatuk. Perlu disebutkan juga burung berukuran sedang, namun sangat eksotis dan populer: Toucan Toco ( Ramphastos toco ), yang mudah dikenali dari paruhnya yang sangat besar.

Gallinaceae dan mallards

Ada banyak burung lain di hutan hujan Amazon yang akan mengejutkan kita. Spesies dari famili Gallinaceae memiliki kaki yang kokoh, paruh pendek, dan umumnya tidak dapat terbang atau hanya mampu terbang pendek pada ketinggian rendah.

camungo

camungo

Dalam kategori ini, camungo ( Anhima cornuta ) menonjol, yaitu burung mirip kalkun yang mudah dikenali dari tonjolan kecil yang menonjol di atas paruhnya.

Di wilayah dengan begitu banyak sungai, kanal, dan laguna seperti Amazon, wajar jika kita menemukan banyak burung dari keluarga bebek . Angsa Orinoco dan bebek bersiul adalah dua spesies yang sangat khas, jangan lupakan juga babi hutan berbibir putih , bebek liar dengan bulu yang sangat berwarna-warni.

Burung beo dan Macaw

Burung-burung ini tak diragukan lagi adalah yang pertama terlintas dalam pikiran kita ketika kita memikirkan fauna Amazon. Ada banyak spesies macaw, dengan berbagai ukuran dan karakteristik fisik. Macaw hyacinth ( Anodorhynchus hyacinthinus ), juga dikenal sebagai macaw biru, mungkin yang paling populer. Ia memiliki bulu yang cerah, didominasi warna biru, dengan bulu keemasan di dagunya. Sayangnya, spesies ini terancam punah.

macaw

Macaw eceng gondok

Spesies lain yang mencolok adalah macaw bersayap hijau ( Ara chloroptera ), yang dapat ditemukan di berbagai bagian wilayah Amazon. Burung-burung ini dibedakan oleh kekuatan paruhnya, kecerdasannya, dan umur panjangnya, karena mereka dapat hidup hingga 60 tahun atau lebih.

Burung pemulung

Burung pemakan bangkai memakan sisa-sisa hewan mati lainnya. Jenis burung ini juga dapat ditemukan di hutan hujan Amazon. Di antara mereka, satu yang paling menonjol adalah burung nasar raja ( Sarcoramphus papa ). Hewan ini tidak terlalu menarik karena bintik-bintik dan pertumbuhan berwarna-warni yang merusak wajahnya.

burung nazar

Hering Raja

Namun, harus diakui bahwa, seperti kerabatnya di Andes, burung kondor , ia memiliki aura aristokratis tertentu yang membuatnya sangat menarik. Tergantung pada wilayah Amazon tempat ia tinggal, burung ini dikenal dengan nama yang berbeda, seperti kondor hutan atau burung nasar raja.


Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google